Selasa, 17 April 2012


Pada postingan Aqidah kali ini, beberapa tanggapan yang akan disampaikan atas sebuah kritikan yang dilontarkan seorang ketua FPI, Habib Rizieq terhadap buku karangan Ustad Yazid bin Abdul Qadir Jawas yang berjudul MULIA DENGAN BERMANHAJ SALAF. Ada apa dengan buku karangan Ustad Yazid ini? Apa gerangan yang disampaikan Habib Rizieq kepada seorang penulis sekaligus da'i terkemuka tersebut?? 
Para pembaca yang semoga dirahmati oleh Allah ta'ala, agar lebih memahami Aqidah kali ini, ada baikya para pembaca telah mendengarkan rekaman atau video yang meliput tentang masalah ini. Bagi pembaca yang belum mendengarkan rekaman tersebut, dipersilahkan untuk mendengarkannya terlebih dahulu di sini, hal ini dimaksudkan agar pembaca faham dengan permasalahan yang dibahas serta dapat mengikuti postingan ini dengan baik dan pikiran yang jernih.

A. SEKILAS TENTANG USTAD YAZID BIN ABDUL QADIR JAWAS 

Ustad Yazid bin Abdul Wadir Jawas, merupakan salah satu murid Syaikh Al-Utsaimin rohimahullah dan beliau cukup lama berada di bawah bimbingannya (Syaikh Utsaimin) rohimahullah. Ustad Yazid dikenal dengan seorang da'i bermanhaj salaf, beliau juga dikenal sebagai seorang asatidzah dan penulis buku-buku Islami bermanhaj salaf terkemuka. Bidang-bidang yang digelutinya tersebut menuntut beliau untuk memiliki kepandaian dalam berbicara dan menulis. Menjadi suatu keawajiban sebelum menyampaikan kepada ummat, beliau harus sudah memiliki ilmu tentang  apa yang disampaikannya tersebut (syari’at Islam). Menjadi suatu hal yang mustahil, ketika beliau berbuat sesuatu yang berkebalikan dengan apa yang dituntun oleh Rasulullah shalallahu’alaihi wasallam, mengingat beliau adalah orang yang paham tentang manhaj salaf, orang yang faqih atas syari'at Islam  dan senantiasa berusaha untuk  mensyi’arkan sunnah Nabi shalallahu’alaihi wasallam yang mulai memudar diatara masyarakat. Memang kita semua akui, tidak ada manusia yang ma’shum (bebas dari kesalahan), tidak ada yang ma’shum termasuk Ustad Yazid, ana dan kita semua kecuali Rasulullah shalallahu’alaihi wasallam. Namun Rasulullah shalallahu’alaihi wasallam bersabda:

Senantiasa ada dari umatku sekelompok orang yang menegakkan kebenaran, tidak merugikannya orang yang menghina sampai datang hari kiamat dan mereka dalam keadaan demikian” [HR Muslim]

Tidak ada manusia yang Ma’shum kecuali Rasulullah shalallahu’alaihi wasallam, akan tetapi akan senantiasa ada segolongan ummat Rasulullah shalallahu’alaihi wasallam yang tetap memurnikan dan menegakkan agama beliau shalallahu’alaihi wasallam dengan haq hingga kiamat tiba. Segolongan tersebut tidak terkecuali Ustad Yazid, ana dan para pembaca yaitu dengan memenuhi syarat-syarat menjadi golongan Rasulullah shalallahu’alaihi wasallam dan para shabatnya ridhwanallahu ‘alaihim ajma’in.

Lalu bagaimana kedudukan kritik Habib Rizieq kepada buku karangan Ustad Yazid yang banyak memuat tuduhan-tuduhan kafir kepada saudara-saudaranya sesama muslim?

Sebuah hadits yang sangat tegas telah memperingtakan ummat kepadanya. Rasulullah shalallahu’alaihi wasallam  bersabda:

“Siapa saja yang berkata pada saudaranya ‘HAI KAFIR!’ maka (kekafiran) itu pasti kembali kepada salah seorang dari mereka.” (HR. Bukhari no. 6103)

Berulang-ulang kali hadits ini dibawakan Ustd. Yazid dalam da’wahnya, baik itu  di dalam buku karangan ataupun dalam ta’lim-ta’limnya bersama masyarakat.
Memang sangatlah memprihatinkan bagi sang cendikiawan-cendikiawan muslim yang begitu mudah mengakui kebenaran kritik yang dilakukan Habib Rizieq terhadap buku karangan Ustad Yazid.
Coba perhatikan rekamannya. Habib Rizieq  melakukan kritikan dengan hanya memandang pada bab akhir dari buku tersebut yaitu pada Bab “FIRQOH-FIRQOH SESAT DAN MENYESATKAN ”, bab yang merupakan kesimpulan dari isi buku. Coba kita berfikir cerdas, bukankah suatu kesimpulan tidak akan muncul sebelum ada penjelasannya? Lalu mengapa Habib Rizieq melontarkan kritik pada bagian akhir buku tanpa memandandang bagian awal dan penjelasan buku tersebut? Sebagai pendengar yang kritis hal ini juga harus diperhatikan ketika melihat sikap Habib Rizieq ini.

Sebelum memberi kritikan, Habib  Rizieq mungkin lupa atau tidak memperhatikan beberapa poin, bahwa

  1. Salaful sholeh tidak begitu mudah melontarkan lafazh-lafazh kafir/pengkafiran terhadap saudara muslim lainnya.
  2. Buku tulisan Ustad Yazid tidak memiliki kata-kata pengkafiran yang dituduhkan kepada saudara-saudara muslimnya, yang ada hanya kalimat sesat terhadap firqoh-firqoh yang disebutkan, tentu dengan alasan dan penjelasan yang disebutkan dalam bab sebelumnya yang tidak didapatkan dengan hanya membaca bagian akhir dari buku...
Mungkinkah Habib Rizieq belum bisa membedakan antara kesesatan dan kekafiran?!

Tampak dari diri Habib Rizieq bahwa ia tidak membaca bab-bab sebelumnya yang mana akan memberikan penjelasan terhadap bab-bab yang menjadi poin kritikannya. Dan sebenarnya Habib Rizieq tidak memahami aqidah ahlus sunnah wal jama’ah sehingga dengan percaya dirinya menyampaikan kritikan kepada masyarakat tentang suatu hal yang bertentangan dengan aqidah ahlus sunnah wal jama’ah.
Kepada masyarakat kami pesankan untuk berhati-hati dan kritis dalam menanggapi permasalahan-permasalahan yang serupa.

B. BERSATU DI ATAS TALI ALLAH

Berulang-ulang kali Habib Rizieq memerintahkan dan memesankan kepada masyarakat dalam rekamannya untuk jangan mudah dipecah belah. Namun Habib Rizieq lupa untuk memperhatikan ayat ini  

وَاعْتَصِمُواْ بِحَبْلِ اللّهِ جَمِيعاً وَلاَ تَفَرَّقُواْ 

"Dan berpegangteguhlah kamu semuanya pada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai.." (QS. Ali Imran : 103)


وَاتَّقُوهُ وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَلَا تَكُونُوا مِنَ الْمُشْرِكِينَ -٣١- 
مِنَ الَّذِينَ فَرَّقُوا دِينَهُمْ وَكَانُوا شِيَعاً كُلُّ حِزْبٍ بِمَا لَدَيْهِمْ فَرِحُونَ -٣٢- 


"..Bertakwalah kepada-Nya serta laksanakanlah shalat dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang mempersekutukan Allah, yaitu orang-orang yang memecah belah agama mereka dan mereka menjadi beberapa golongan. Setiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada golongan mereka." (QS. Ar-Rum : 31-32)



Allah ta'ala memerintahkan umat Islam untuk tidak berpecah belah, dan tetap berada di atas tali Allah, yaitu pada agama Allah yang lurus berdasarkan syari'at yang telah diajarkan Rasulullah shalallahu’alaihi wasallam kepada umatnya. Bersatu namun bukan di atas hawa nafsu, bersatu namun bukan di atas kesesatan, tapi bersatu di atas manhaj yang haq, yaitu manhaj para salaful sholeh. Sebagaimana yang Rasulullah shalallahu’alaihi wasallam wasiatkan di dalam hadits nya :

“Karena sesungguhnya siapa diantara kalian yang masih hidup. Maka dia akan melihat peselisihan yang banyak. Maka wajib bagi kalian memegang teguh Sunnahku dan Sunnah khulafaurrosyidin yang diberi petunjuk. Gigit! Sunnahku dengan gigi geraham kalian… “ (HR. Abu Daud dan Tirmidzi)

C. PERPECAHAN UMMAT

Nabi shalallahu’alaihi wasallam bersabda :
"Millah ini akan terbagi kedalam 73 golongan, seluruhnya akan masuk neraka, satu yang masuk surga.." (HR. Ibnu Majah)

Maka perpecahan ummat adalah sesuatu yang sudah menjadi sunnatullah. Jadi kuncinya agar tidak tersesat dalam 72 golongan lainnya, jadilah 1 golongan itu, yaitu mereka yang tetap berpegang teguh di atas Al-Qur'an dan As-Sunnah di atas pemahaman yang haq, bukan pemahaman ustad, kiyai, atau syaikh, namun di atas pemahaman para sahabat, tabi'in dan tabi'ut tabi'in, karena itulah pesan Nabi shalallahu’alaihi wasallam kepada ummatnya.

"Aku telah meninggalkan bagi kalian dua perkara, selama kalian tetap berpegang teguh pada keduanya  maka kalian tidak akan tersesat untuk selama-lamanya yaitu Kitabullah dan As-Sunnah."
( Hadits Hasan. Lihat: “ Ilmu Ushul Bida’ ” hal. 3/3)

Wallahu’alam.

55 komentar:

  1. Pertama kali saya baca buku ini, terus terang sangat berat sekali. Apalagi kebiasaan saya dalam membaca adalah melihat daftar isinya da langsung menuju ke bab yang menurut saya menarik. Akhirnya saya paksakan untuk membaca dan memahaminya dari awal, akhirnya saya paham bgm metodologi memahami islam yang benar. Buat yang pernah buat tesis tahu bahwa yg pertama kali diuji adalah bgm metodologinya.

    Alhamdulillah, ALLOH memberi saya hidayah shg bisa lepas dari belenggu islam liberal lewat buku ini. Sangatlah rapuh metodologi islam liberal setelah saya memahami metodologi salaf. Sungguh saya sangat sedih krn membuang sia2 umur saya saat masih berkubang di pemahaman liberal.

    BalasHapus
    Balasan
    1. barokallohufiik...smoga istiqomah. doakan saya juga. :)

      Hapus
  2. alhamdulillah sekarang sudah banyak ustadz2 bermanhaj salah

    BalasHapus
    Balasan
    1. alhamdulillah sekarang sudah banyak ustadz2 bermanhaj salaf (maksud ana salah ketik diatas)

      Hapus
    2. yang saya sesalkan, kenapa zawas begitu, bilang sesat kepada ulama ulama, ahlus sunnah waljamaah, meskipun pada intinya, dan apakah dia lupa kalo habib, itu turunan rosulullah, kalo cinta rosul cintai jg keturunannya, ingat itu, dan janganlah salahkan salafi atau habib riziq, soalnya yang salah zawas itu sendiri, ga ada ulama wahabi yang bilang sesat, kecuali dia, ingat yazid zawas kalo engkau menyesatkan kami, sebagai ahlul sunnah, atau mengkafirkah syekh imam nawawi, berarti engkaulah yang sesat, dan engkaulah yang kafir, ngerti

      Hapus
    3. kalau ngaku keturunan rosulullah ya harus mengikuti seluruh ajarannya dengan murni dan konsekuen, apakah rosulullah menganjarkan tawuran seperti di monas itu tanpa mengindahkan aturan negara dimana kalian hidup, apakah rosullullah mengajarkan untuk mengagungkan kuburan walinya hingga terjadi kerusuhan seperti di priuk, apakah rosulullah mengajarkan sweeping terhadap tempat-tempat hiburan dengan cara kekerasan, apakah rosulullah mengajarkan memaki-maki seorang muslim lainnya seperti makian habib-mu kepada gus dur, SUBHANALLAH

      Hapus
    4. mbak nia sepertinya ga punya buku itu dan ga membaca langsung. :)

      Hapus
    5. Ittaqulloh.....
      Kau bela2 mati2an Yazid Jawas yang tidak jelas Nasabnya, dan KAU TUDUH Para Habaib penyebar kesyirikan..........
      Camkan kata2ku baik2, FITNAH YG KAU LAKUKAN KELAK AKAN DIMINTA PERTANGGUNGJAWABANNYA..........

      Hapus
    6. Dasar budak eahabi anda mungkin sudah makan tai eahabi ya dah nyata mengatakn ulama sesat n kafir masih di belain makan tu jidat hangus di tinju malaikat

      Hapus
    7. tidak semua ahlul bait wajib kita cintai dan tak semua ahlul bait mencintai rosulullah, cinta rosul hanya dapat diwujudkan dengan mencintai sunnah beliau dengan cara mengamalkannya, menda'wahkannya, tapi banyak ahlul bait malah melakukan perbuatan-perbuatan yang tidak pernah rosulullah perintah atau ajarkan bahkan menda'wahkan hal-hal yang rosulullah benci(bid'ah)
      kalau kita memang harus mencintai keluarga nabi semuanya, itu berarti kita juga harus mencintai abu jahal laknatullah karena abu jahal paman rosulullah...

      Hapus
  3. habib rizieq adalah penegak islam dan beliau adalah salafu sholeh , al habib umar hafidz bertemu dengan rasullullah dan beliau bertanya wahai rasulullah sapa yang kau tunggu , maka rasulullah pun menjawab aq menunggu cucu ku, lalu datang lah kuda putih saat habib umar melihat dia adalah habib rizieq.. bagi saya beliau adalah panglima yang menegakan islam. karena sekarang sudah banyak paham wahabi, dan harus diberantas kekafiran// ALLAHUAKBAR

    BalasHapus
    Balasan
    1. Komentar anda menunjukkan seperti orang yg tidak bereilmu tapi hanya sebatas asal bicara saja tanpa ada nash atau dalil, kalo seandainya emg betul mimpinya buat habib riziq itu, lalu kenpa kok main sweeping main kasar tuh FPI pimpinan habibmnu itu.. bcara agama bukan pake akal, pakel nash....

      semga anda diberikan petunjuk

      Hapus
    2. bahlul ente... semua habib mengaku keturunan dan berteme rasulullah al kahzab ente,,

      Hapus
  4. Mimpi ketemu Jin kaliiii

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hati" ente kalo berbicara....

      Hapus
    2. HATI..HATI DI JALAN.........

      Hapus
  5. Berarti anda setuju kalau firqoh asy'ariyah itu sesat?, dan ulama ulama yang mengikutinya juga sesat?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makanya camkan Firman Allah Subhanallahu wa ta'ala :yaitu orang-orang yang memecah belah agama mereka dan mereka menjadi beberapa golongan. Setiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada golongan mereka." (QS. Ar-Rum : 32)

      golongan-golongan tsb adalah Firqoh-firqoh ydm, jadi kembalilah kepada jama'ah kaum muslimin tanpa taklid pada satu golongan/kelompok.
      Jadi antum baca lagi sejarah Asy'ariyah yang lengkapnya atau tanyakan langsung pada Ustadz Yazid dimana letak kesesatannya sehingga jelas.

      Hapus
    2. qullu bid'ah in dolalah,qullu dolalahin finnar..

      Hapus
  6. Pertanyaan saya : apa benar Nash - nash keturunan Nabi Sholallahu 'alaihi wasallam masih ada dan kalaupun ada, apa si "habib" Rizieq ini betulan turunan Nabi Sholallahu 'alaihi wasallam ?

    nb : saya tidak suka dengan paham Hizbiyyah

    BalasHapus
    Balasan
    1. dari jalan abu jahal kaleee

      Hapus
  7. FPI yang dibilang brutal itu bukan karna organisasinya, tapi itu karna oknum, sekali lagi oknum, kalo anda mau menilai islam apa langsung mencap sekaligus islam yang berpetualang dengan bom - bom itu? coba lebih baik cari tau baru menyimpulkan
    dan di sini yang mengkafirkan itu dari ustadz yazid ya, bukan habib riziq

    nb: ane bukan anggota FPI dan sebagainya, hanya ane menilai apa yang menurut ane itu benar

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yang mengkafirkan bukan ustad Yazid bro...tapi ada dalil2 yang menegaskan klo lo berprilaku seperti itu berarti lo sesat, contoh lo solat subuh jam 8 berarti salah kan? nah itu berarti lo sesat lo kudu bisa sholat subuh jam 5 pagi gitu.....

      Hapus
  8. Menanggapi Komen Akhi Anom :
    golongan-golongan tsb adalah Firqoh-firqoh ydm, jadi kembalilah kepada jama'ah kaum muslimin tanpa taklid pada satu golongan/kelompok.
    Jadi antum baca lagi sejarah Asy'ariyah yang lengkapnya atau tanyakan langsung pada Ustadz Yazid dimana letak kesesatannya sehingga jelas.

    Komentar ana : Khilafiyah tidak perlu memaksakan paham lain shingga Tidak sesat menyesatkan Saudara muslim lain,Ahlussunnah waljamaah ialah jamaah muslimin(mayoritas), jamaah muslimin mana lagi yg harus km ikuti, hehe,
    ana lebih ikut kepada Al-Qur'an dan Hadits sesuai dengan penafsiran dari salafusshalih yg turun temurun pada ulama sekarang dengan SANAD KEGURUAN, "Al Ulama' Warasatul Anbiya (Para ulama adalah pewaris para nabi) (HR.At-Tirmidzi)

    BalasHapus
  9. JADI, SYARAT TERJADINYA UKHUWAH MENURUT KALIAN (SALAFI/WAHABI) ADALAH KAMI HARUS MASUK WAHABI DULU GITU ?? BARU AMAL IBADAH KAMI AKAN DITERIMA ALLAH ??

    BalasHapus
    Balasan
    1. et ah ada yg bahlul gini etyo...ga ada wahabi2an tai lo kudu mengerjakan semua ajaran agama sesuai ajaran yang datang dari Nabi, dan ada contohnya ya kalo lo nyontoh dajal ya lo sesat bro etyo.........

      Hapus
  10. paham apa saja yang selalu mengkafirkan ahlul kiblati, maka jangan diikuti ! ulamanya ditinggalkan, jangan hadir di majelisnya !!
    hati2 dngn msalah ushul & furu'......
    salah2 menilai bisa mmecahkan umat...!!!

    BalasHapus
  11. mungkin jannah tercipta cuma untuk wahabbi....
    yg lain kya'a mereka anggap kafir semua.

    BalasHapus
  12. jangan sampai syaithan masuk kedalam hati kita
    saya sangat setuju dengan artikel ini, kenapa?

    Buku ini jika dibaca dari awal selelu memuat dalil² yg kuat
    saya masih belajar tentang Islam. hampir semua kajian dari firqoh² yang ada di Indonesia saya pernah ikuti dan sering ikut aktifitas ummat seperti Demo² dll
    mengenai FPI ketika berdemostrasi Maret 2012 saja saya melihat dan mendengar Habib mengkafirkan presiden dll yang nota bene beliau muslim insyaAllah. selama manusia mengucapkan 2 kalimat syahadat serta meyakininya maka ia MUSLIM

    @ Ukhti nia subarna
    lantas kalau habib itu turunan Rasulullah -sholallahu 'alaihi wa sallam- jaminan kalau beliau (Habib Riziq) benar dan pasti masuk syurga?
    hello...ukhti baca kembali sejarah Nabi -sholallahu 'alaihi wa sallam-?
    komentar dari @Anonim benar karena. pada demo FUI Maret 2012 saya meliput. itu baru 1 dari beberapa demo.

    @Maulana Ali Azizi
    wow luar biasa...lebih hebat kah dari Umar bin Khattab. ada dalil shohihnya ?
    INGAT! saya berbicara seperti bukan benci terhadap FPI, saya masih rutin ikut kajian dan aktifitas beliau. ada beberapa hal yg saya dukung dari FPI tentunya di filter terlebih dahulu dan tidak menyalahi Qur'an & Assunnah

    tidak ada jaminan para HABIB masuk syurga.
    buktinya saya banyak dekat dengan HABIB (dari cikarang) dari dulu ada HABIB yang sering minum khamr beliau bilang "ini memang khamr tapi begitu saya minum berubah jadi air putih"
    hebat benar ya...kenapa tidak diikuti para sahabat dulu (na'udzubillah)
    ada lagi HABIB (dari karawang) beliau tidak sholat. ketika masuk sholat dzuhur saya tanya "bib jama'ah yuu" beliau bilang "ente aj..ane ud jama'ah barusan, ane kan ud tinggi ilmunye lagi ngobrol sm ente pun ane sambil sholat"
    hebat yaaa...padahal nabi yg mulia -sholallhu 'alaihi wa sallam- sholat hingga bengkak..para sahabat pun tidak pernah ada yg meninggalkan sholat.

    semoga kita selalu diberikan hidayah dan jangan sampai tercerai berai. INGAT! selama syahadat nya sama. kita bersaudara. ini hanya syaitan yg ada di pikiran kita, mengadu domba dll.

    tuntutlah ilmu, belajarlah sejarah, jangan menisbatkan Wahabi kepada Muhammad bin Abdul Wahhab. baca kembali sejarah yg shohih.
    saya berbicara seperti ini bukan karena saya wahabi.
    SAYA TIDAK PUNYA ALIRAN APAPUN!
    saya hanya berusaha mengikuti tuntunan al-Qur'an dan Nabi Muhammad -sholallahu 'alaihi wa sallam-

    INGAT! saudara² di luar sana yg sedang di zholimi. PALESTINA, SURIAH, ROHINGYA dll.
    INGAT! kiblat pertama ummat Islam (Al-Aqsha) lagi² mau dikuasai zionis
    INGAT! ITU SAUDARAKU...INGAT!

    INGAT! tidak ada buku/kitab yg sempurna kecuali Al-Qur'an al Karim
    INGAT! jangan pula telan mentah² isi buku tanpa ilmu dan kajian lebih lanjut
    INGAT! belajarlah selalu tentang Islam, Ilmu itu sangat penting

    wallahu 'alam
    hanya Allah -subhanahu wa ta'ala- yang memiliki kebenaran hakiki, Maha Mengetahui Maha Pengampun

    BalasHapus
    Balasan
    1. YG NGARANG BUKU BLM TENTU MASUK SURGA..PENERBITNYA BLM TENTU MASUK SURGA..YG BACA BUKU BLM TENTU MASUK SURGA..YG BIKIN WEB BLM TENTU MASUK SURGA..YG BACA BLM TENTU MASUK SURGA..DAN YANG DEBAT JG BLM TENTU MASUK SURGA,,,,JADI....NYANTAI WAE BRO..

      Hapus
  13. es...es...es....murah om cuma 500,- buat dinginin otak xixixixixixxi

    BalasHapus
  14. Kalau habib keturunan nabi, BISA JADI saya juga keturunan nabi. Berarti saya habib donk? Temen saya juga ngaku keturunan nabi. Masa sih? Riwayat silsilahnya shohih ga?. Apa cuma kata bapak dan mbah saya.

    Alhamdulillah Kita masih diberi nikmat islam, lha kalo orang kafir dia hanya taqlid
    pada guru atau manut nenek moyangnya tidak berdasarkan ilmu (hanya hawa nafsu) atau sebuah buku jadul yg dibaca tok tanpa tafsir gimana dia mendapatkan kebenaran yg haq? (kecuali Allah yg memberi hidayah). Dia akan mengaku kalau dia itu paling benar. Semoga Allah memberikan Jalan yg lurus seperti jalanya orang yg telah engkau beri nikmat bkan jalanya orang yg sesat. Mari dimulai dari diri kita, keluarga dan yg paling dekat selama kita mensikapi atau memilih jalan yg mana yg kita pilih berdasarkan ilmu yg kita sudah berusaha keras dg iman bukan dg hawa nafsu.

    Kan sudah dijanjikan "barang siapa menuntut ilmu akan dimudahkan jalan menuju surga" sekali lg dg iman yg jujur, ikhas bukan otak setan dan hawa nafsu

    BalasHapus
  15. wwoooooooo la wong muride.... saimin... mulane....... koplak..!!!!

    BalasHapus
  16. Yang harus kita cari pada awal bacaan adalah kalimat " SALAF " , lalu apa salaf itu dan bagaimana metode kelompok yang mengatakan bahwa aku ber Manhaj salaf.
    Salaf dan Pengertiannya adalah tergantung diruang mana saat ini kita berpijak.

    Apabila kita berada satu ruang dengan para Tabiut Tabiin dan Madzhab yang Empat, pengertian salaf itu mengikuti metode pemikiran dari para Imam Madzhabnya masing-masing , kenapa harus begitu , karena para Imam Terdahulu masih belajar dan mempelajari ilmunya langsung daripada keturunan para shahabat rasulullah saw , dan langsung dari lisannya.dan satu hal yang harus diingat , tidak ada satu Imam Madzhab pun yang mengatakan bahwa Allah swt itu menduduki satu tempat yang IA ciptakannya , karena bahasa atau ucapan yang mengatakan bahwa Allah swt menempati sesuatu tempat / ruang itu adalah sekelompok orang kafir.

    Manhaj Salaf versi sekarang ini adalah hasil dari ijtihad Ibnu Taimiyah dan Daud Dzahiri , mereka mengatakan didalam satu kitabnya begini " Bahwa yang dimaksud dengan Salaf itu adalah orang yang berilmu atau tidak yang mengikuti dan tunduk pada pemikiran Ibnu Taimaiyah , Daud Dzahiri dan Mujassimah, diluar dari itu sesungguhnya mereka itu berada dalam ruang kesesatan " , nah ...itulah fatwa Ibnu Taimiyah , daud Dzahihiri dan Daud Dzahiri.
    Jadi kalau Yajid Jawas menganggap orang yang berada diluar dari kelompoknya itu sesat dan kafir ....ya...boleh-boleh saja , karena selama ini Yajid Jawas dan para Ulama Sekte Wahabi , Sekte Salafi , Sekte AlBani berada satu ruang dengan Ibnu Taimiyah , Daud Dzahiri dan Sekte Mujassimah....semoga bermanfaat.

    BalasHapus
    Balasan
    1. ah....lo bacot aja

      Hapus
  17. Kata Pak Habib, Ahlus Sunnah itu adalah Asy ‘ariyyah?? lucu sekali ya pak habib ini..

    http://aslibumiayu.wordpress.com/2012/04/18/kata-pak-habib-ahlus-sunnah-itu-adalah-asy-ariyyah-lucu-sekali-ya-pak-habib-ini/

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ahlussunah wal jamaah,.. Berarti Mengikuti manhaj yg jelas Gak kayak si utsaimin, atao si Jawaz ituuuu..

      Hapus
  18. Pak Habib RS Cenderung Syi’ah?? Beliau getol memerangi ahmadiyah, tapi memble terhadap syiah

    http://aslibumiayu.wordpress.com/2012/04/18/pak-habib-rs-cenderung-syiah/

    BalasHapus
    Balasan
    1. yg bener tuh getol ame otak loe yg somplak

      Hapus
  19. Mrk tdk mau disebut wahabi ttp menyebutkan diri salafi...bertaqiyah ya?krn nt bilng orang wahabi hb rizieq sdh bertaqiyah..dikampung ane bnyk anak2 lipia yg berfaham wahabi, akhlaknya memang jauh dgn faham salafi muak, enek ane dgn mrk.pinter tapi miskin akhlaq..hafal quran tp seperti orang nasrani..gerombolan wahabi inya allah tak akan mampu mewahabikan tanah betawi ini..dasar bahlul nabi nt ibnu wahab dari najad bkn muhammad saw..istigfar

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setuju bang...malu kite ma gerombolannya bang wahab apa bang salep

      Hapus
  20. Wahaby sarapy atau apalah,.. klmpok ini hanya bikin kacau saja.. Gak punya identitas tapi suka mencatut

    BalasHapus
    Balasan
    1. ah lo bacot aja babi lo

      Hapus
  21. Saya dulu simpatisan hb Rizieq, namun semakin jauh semakin surut krn koar koar dan kebenciannya pd yg dia sebut qahabi, melebihi pd golongan syiah yg jelas2 kekafirannya, Rizieq mengklsim sbg yg paling ahlus sunnah yg disebut wahabi bukan, tapi Rizieq getol sama Syiah. Ini kan aneh, ahlus sunnaj cap apa yg getol bela Syiah? Dan apa pula jaminan kalo Rizieq ini keturunan Rasulullah? Ada buktinya ? Banyak manusia mengaku keturunan Rasulullah, digelari habib, mengaku jumpa dgn Rasulullah dalam setiap mimpi2, yg aneh bin ajaib dalam mimpi itu Rasulullah mengajarkan banyak amalan baru yg beraneka rupa,setiap habib mengklaim apa yg ia ajarkan hasil dr pwrtemuan dg Rasulullah. Waktu sy mendengar hal ini, saya heran dan bingung mengapa Rasulullah tdk mengajarkan kala beliau hidup, mengapa disembunyikan, mengapa tiap habib amalannya berbeda? Ini yg membuat saya bingung. Akhirnya setelah mempelajari manhaj salafus sholih semua sdh saya dapatkan jawabannya.

    BalasHapus
  22. HABIB BABI!!!!!!

    BalasHapus
  23. Ngakunya ahlusunnah. Padahal as syariyah, atau maturidi. Sama aja asyari dan maturidi itu. Pemahamannya jahmiyah. Suka nuduh orang lain mujasimah, padahal sifat Allah ta'ala dimain-mainin sama orang maturidi dan asyari...

    Kalau maturidi ya maturudi aja, gak usah pake ngaku ahlusunnah. Dasar mu'tazila berkedok ahlusunnah... Tidak tahu maluu ente..

    BalasHapus
  24. subhanallah, terkadang heran melihat habaib dan kaum Nahdhiyyin.. terlalu fanatik buta dengan apa yg dikatakan oleh kyainya tanpa mencari tahu dari sumber islam di haramain.. padahal Allah sudah menjamin, bahwa 2 kota suci itu terjaga sumber2nya, bahkan dari campur tangan dajjal laknatullah sekalipun.

    mbok belajar agama itu dari berbagai sumber.. pergunakan otak dan hati untuk memfilter mana sabda nabi, mana kata pak kyai,,, nabi maksum, pak kyai tidak lepas dari bahlul.. jadi teruslah belajar.. jangan mentok di kata kyai dan habib,, klo mentok berarti anda malas...

    BalasHapus
  25. Hair gembong wahabi semua, kembalilah kalian ke jalan yg bnar, kalian munafik tau, mensesatkan Nathan asyariyah, padahal kalian tau semua klo mazhabnya ulama2 revenues dunia, imam syafii, imam nawawi, ibnu hajar alhaitami, dan ulama besar lainnya, mEreka semua pewaris nabi . Nah kalian baca dan blajar ilmu2 hadis Dan semua dari kitab mereka, shahih bukhari siapa pengarangnya, ulama mazhab asyari.. jd pertanyaannya kalian semua tau dan mengerti hadis itu apakah bisa sndiri, tanpa yg mngajari, klo ada guru yg mngajari, tanya pd guru itu dia sapa yg ajari, truz gurunya itu ditanya ge siapa yg mngajari, truz dorr sampe pada ulama2 yg telah kalian sesatkan.. apakah kalian munafik ato suka sensasi banya ngomong padahal ilmu tak ada.. insaf lah & kmbalilah kjalan yg benar. Smoga kalian diberi ptunjuk oleh ALLAH, Amin.

    BalasHapus
    Balasan
    1. pelajari dahulu apa itu wahabi da apa itu salafi............tunjukan dimana pernyataan orang2 yang antum anggap wahabi....bertentangan engan Sunnah........dan tunjukan dalil anda berbicara sperti diatas. trm kasih

      Hapus
  26. Ralat (Nathan) itu maksudnya mazhab..

    BalasHapus
  27. Para ulama kita senantiasa berpegang teguh pada keyakinan masing-masing tanpa merujuk pada qur'an dan hadit-hadits yang sahih, andaikan semua bisa bersifat legowo artinya bisa menerima kebenaran berdasarkan hukum qur'an dan hadits maka tidak ada yang istilah salah menyalahankan. Maka sudah ada hadits yang mengatakan "Bila ingin selamat maka berpegang teguhlah pada Qur'an dan Hadits yang sahih

    BalasHapus
  28. BUKU SESAT MENYESATKAN APALAGI NGELIAT MUKANYA SI YAZID.....

    BalasHapus
    Balasan
    1. emang kenapa mukannya? itu buka buatan Allah ciptaan Allah kenapa lo mau menghina?

      Hapus
    2. muhammad zuhdi di mana alamatmu saya sudah tidak sabar mau menghajarmu kafir, menghina ulama mulia teruskanlah kesesatanmu goblog tempatmu di neraka setan...

      Hapus
  29. kampret - kampret rizieq jangan pernah engkau menyelisihi ustadz yazid beliau lebih pandai dari kalian jadi jangan pernah meremehkan orang kampret... jelas - jelas pegangan kita adalah al quran dan assunnah masih saja ngeyel goblog, kaya gue nih dulu sesat setelah baca buku ustadz yazid sekarang lebih terang islam gua hati - hati kau rizieq.

    BalasHapus